Eksplorasi Interior dengan Custom-Printed Leather Upholstery


Desain interior bukan hanya tentang tampilan, tetapi juga bagaimana material membentuk karakter dan pengalaman sebuah ruang. Melalui custom printing pada kulit sintetis, pola, ilustrasi, hingga identitas visual dapat diaplikasikan langsung pada permukaan upholstery, membuka lebih banyak kemungkinan bagi arsitek dan desainer interior untuk menciptakan desain yang lebih personal.

Dua proyek di Bandung, Three Uncles dan Theo’s Wife Lois, menunjukkan bagaimana koleksi kulit sintetis Leder Haus dapat dikembangkan melalui custom printing untuk menghasilkan karakter visual yang berbeda sesuai konsep masing-masing ruang.

Three Uncles Bandung
Di Three Uncles Bandung, koleksi Nuvrino Solara dikembangkan melalui custom printing dengan motif floral dan dedaunan yang terinspirasi dari batik klasik. Permukaan kulit sintetis yang awalnya polos bertransformasi menjadi elemen dekoratif yang kaya detail, menghadirkan perpaduan antara sentuhan tradisional dan desain kontemporer.

Theo’s Wife Lois Bandung
Sementara itu, Theo’s Wife Lois (TWL) Bandung menghadirkan suasana yang hangat melalui pendekatan desain yang modern dan sederhana. CSL Leather Durango dipadukan dengan custom printing bermotif cross-stitch yang terinspirasi dari estetika Jepang, memberikan detail visual yang lembut sekaligus memperkuat karakter interior.

Melalui teknologi custom printing, kulit sintetis dapat menjadi lebih dari sekadar material upholstery. Fleksibilitas dalam mengembangkan pola dan visual memberikan ruang bagi desainer untuk mengeksplorasi material sesuai konsep proyek, mulai dari motif dekoratif hingga desain yang dibuat secara khusus untuk sebuah ruang.