Beneath the Waves: Leder Haus di ARCH 2025


Pada ARCH:ID 2025, yang berlangsung pada 8–11 Mei di ICE BSD, Leder Haus menghadirkan “Beneath the Waves”, sebuah instalasi yang merespons tema besar “Performative Archipelagos” dengan inspirasi dari kekayaan ekosistem Coral Triangle.

Dirancang bersama Angelina Deviana dari Verich Design, booth ini menerjemahkan lanskap bawah laut ke dalam bentuk-bentuk organik dan mengalir yang terinspirasi dari terumbu karang serta kehidupan laut. Palet warna pasir yang lembut dan biru laut yang dalam berpadu dengan tekstur kulit sintetis Leder Haus, menciptakan pengalaman ruang yang imersif sekaligus memperkuat karakter visual instalasi.

Melalui Beneath the Waves, Leder Haus mengeksplorasi kulit sintetis lebih dari sekadar material upholstery. Beragam teknik seperti digital printing, stitching, dan embroidery menunjukkan bagaimana satu material dapat dikembangkan menjadi medium kreatif untuk menghadirkan pola, tekstur, detail, dan ekspresi visual yang berbeda.
Pengunjung dapat melihat lebih dekat bagaimana material berinteraksi dengan bentuk, warna, dan craftsmanship dalam sebuah konsep ruang. Eksplorasi ini membuka inspirasi baru bagi arsitek dan desainer interior dalam mengembangkan aplikasi material yang lebih personal, ekspresif, dan sesuai dengan kebutuhan proyek.

Sebagai salah satu pameran arsitektur terbesar di Indonesia, ARCH 2025 menghadirkan inovasi arsitektur dan desain dalam area seluas 13.000 m², dengan partisipasi 150 perusahaan dan 550 booth, serta rangkaian exhibition, conference, dan talk.
Partisipasi Leder Haus di ARCH 2025 menjadi kesempatan untuk berbagi perspektif mengenai potensi material, sekaligus terhubung dengan komunitas arsitektur dan desain Indonesia melalui eksplorasi yang menggabungkan material, craftsmanship, dan pengalaman ruang.